BERITA  

Aliri Seribu Pelanggan Pertama di Talang Kelapa,PT TSM – PDAM Tirta Betuah Ditarget Sampai 1 Januari 2024

Gandustv.com, Palembang – PT. Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda) – PT TSM dan PDAM Tirta Betuah Banyuasin untuk memegang komitmen targetnya mampu merealisasikan pelayanan tealirinya seribu pelanggan Pertama pada 1 Januari 2024 nanti. Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM dan Wabup Banyuasin H Slamet Somosentono SH mewarning

“Untuk seribu pelanggan pertama ini komitmen TSM dan PDAM Tirta Betuah itu harus teraliri, kalau tidak buatlah pengunduran diri,” tegas Herman Deru.

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemprov Sumsel dengan Pemkab Banyuasin tentang Kerjasama Penyediaan Infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PT. Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda) – PT TSM di Jl Bumi Mas Simpang 4 Gerbang Perumahan Center Park Residence, Jumat (15/9/2023). Gubernur Sumsel, H Herman Deru SH MM hadir bersama Wabup Banyuasin H Slamet Somosentono SH, Dirut PT. Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda)–PT TSM H Arpiansyah ST, Dirut PDAM Tirta Betuah Banyuasin Sri Hartini SE MM, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumsel Ir Basyaruddin Ahmad MSc memberi salam.

Orang nomor satu di Sumsel ini menginstruksikan PT TSM dan PDAM Tirta Betah agar tidak main-main, melainkan harus cermat mengerjakan tugas dalam penyediaan air bersih ini untuk masyarakat.

“Dibutuhkan keseriusan bekerja. Kalau kita sudah bicara kepentingan masyarakat itu segalanya pelayanan pemerintah,” kata Herman Deru yang bakal mengakhiri masa jabatan gubernurnya per 1 Oktober 2023 ini.

Herman Deru juga menjelaskan PT TSM ini merupakan PAM mandiri satu-satunya yang hadir tujuannya untuk membackup kabupaten/kota yang PDAMnya bermasalah.

“Kalau Banyuasin ini bukan manajemennya tapi peralatannya peninggalan PDAM Kecamatan.TSM dan PDAM Tirta Betuah saya minta betul-betul konsen sambungannya bisa merata dulu.Jangan ngalir Senin Kamis seperti puasa. Jangan ngitung provit dulu. Yang penting bisa kembali biaya produksi dulu,” ujar HD.

Ia menjelaskan warga Kabupaten Banyuasin ini baru 21 tahun sementara dia harus menyanggah ibukota provinsi. Jadi tanggungjawab dia kabupaten ini berbeda dengan kabupaten lainnya.

“Sebab masyarakatnya tentu akan membandingkan dengan kota ibukota provinsi. Maka Pemerintah Provinsi hadir di sini untuk memberikan pelayanan yang paling tidak air minum ini bisa setara dalam distribusinya,” pungkas HD

Hal senada juga disampaikan Wabup Banyuasin H Slamet Somosentono SH yang berharap dengan penandatanganan kesepahaman ini akan menyelesaikan masalah air bersih di Kabupaten Banyuasin.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur turut andil. kerjasama ini menjadikan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera di Bumi Sedulang Setudung.

InsyaAllah air mengalir ke rumah-rumah tidak hanya Senin Kamis saja. Jangan lupa Ojo Lali dengan Pak Gubernur,” kata Pakde Slamet.

Dirut PT. Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda)–PT TSM H Arpiansyah ST menjelaskan, jika PT TSM yang selama ini melayani pelanggan kawasan Kecamatan Sukaramai dan Alang-alang Lebar Kota Palembang, kini kita diminta membackup PDAM Tirta Betuah Banyuasin.

“Kita hanya membackup PDAM Tirta Betuah. Jadi pengajuannya tetap PDAM Tirta Betuah. Nanti kami yang eksyennya,” kata H Arpiansyah ST.

Dia juga menjelaskan, Perumahan Center Park Residence yang ada di Kecamatan Talang Kelapa ini masuk wilayahnya PDAM Tirta Betuah Banyuasin akan dialiri juga.

“Center Park termasuk yang seribu pelanggan awal. Seribu pelanggan buang ditargetkan awal tahun daerah seputaran sini. Terus ada investasi lagi untuk penambahan kapasitas untuk sepuluh ribu rumah. Setelah ini selesai langsung kita tambah lagi itu. Akhir tahun 2024 sudah selesai,” terang Arpiansyah.

Untuk yang sekarang investasi sekitar Rp 60 miliaran tahap awal.Ia mengaku total investasi sebetulnya panjang, namun mereka lakukan secara bertahap.

“Kita merintis sejak berdirinya PT TSM. Kita baru setahun. Selama satu tahun itu kita perbaiki kinerja pelayanan yang ada dan kita terus melakukan pengembangan. Kebetulan PDAM Tirta Betuah bersebelahan persis dengan kita jadi lebih mudah melakukan investasi,” kata Arpiansyah yang sebelumnya menjabat Manager Teknik saat perusahaan masih bernama ATS (Adhya Tirta Sriwijaya).