BERITA  

AKKSI Sumsel Gelar Aksi Bersih Sungai Musi, Kampanyekan “Jaga Musi, Jaga Masa Depan Palembang”

Gandustv.com, Palembang — Asosiasi Kreator Konten Seluruh Indonesia (AKKSI) DPW Sumatera Selatan menggelar kegiatan Aksi Bersih Sungai Musi sebagai bagian dari kampanye digital bertajuk “Jaga Musi, Jaga Masa Depan Palembang”. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Masjid Al-Ghazali, 10 Ulu, tepian Sungai Musi, Sabtu (25/4/2026), dan diikuti sekitar 350 peserta dari berbagai kalangan.

Sungai Musi sebagai ikon sekaligus sumber kehidupan masyarakat Palembang saat ini menghadapi berbagai persoalan lingkungan, mulai dari pencemaran sampah hingga dampak krisis iklim. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kualitas air, berkurangnya populasi ikan, serta meningkatnya risiko banjir.

Ketua Panitia, Suzan Oktaria, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian Sungai Musi.

“Melalui aksi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak hanya peduli, tetapi juga terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya Sungai Musi,” ujarnya.

Ketua AKKSI DPW Sumsel, Hidayatul Fikri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan satu tahun AKKSI Sumsel sekaligus peringatan Hari Bumi 2026.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk gerakan berkelanjutan dalam menjaga Sungai Musi. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin dan semakin banyak pihak yang terlibat,” ujarnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang diwakili oleh Asisten III Administrasi Umum, Akhmad Bastari Yusak. Dalam sambutannya, Bastari menegaskan bahwa Sungai Musi memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat, baik dari sisi sejarah, budaya, maupun ekonomi.

“Momentum Hari Bumi ini menjadi pengingat bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membersihkan sungai secara fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk generasi mendatang,” kata Bastari.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari komunitas lingkungan, pelajar, hingga masyarakat umum. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan Palembang yang bersih dan berkelanjutan.

Aksi bersih yang dilakukan di sepanjang tepian Sungai Musi berhasil mengumpulkan lebih dari 2 ton sampah. Selain itu, peserta juga melakukan penuangan 80 botol eco enzyme sebagai upaya membantu mengurai limbah organik di perairan.

Tidak hanya aksi lapangan, kegiatan ini juga diisi dengan workshop pilah sampah guna memberikan edukasi kepada peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah.

Sejumlah pihak turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sumatera Kementerian Lingkungan Hidup, Dompet Dhuafa Sumsel, Pemerintah Kota Palembang, berbagai organisasi seperti GIPI Sumsel, MASATA Sumsel, ASPPI Sumsel, HPI Palembang dan Asosiasi Pengusaha Advertising Indonesia Sumsel.

Aksi ini juga didukung penuh oleh komunitas lingkungan seperti Bank Sampah Amanah Palembang, Trash Ranger Sumsel, World Clean Up Day Sumsel dan Rumah Ecoenzyme Bakti Nusantara Sumsel.

Bahkan dukungan hadir dari pelaku seni dari Dewan Kesenian Sumatera Selatan, Dewan Kesenian Palembang, Kirana Entertainment. Termasuk dari pelaku usaha dan wisata seperti Ketek Wisata Palembang, Angkringan Rumah Limas A3, Pempek Honey, Pempek Koyek, Palembang Destinasi hingga Jejak Rasa.

Tidak hanya itu mahasiswa dan relawan dari IMM Sumsel, Stikes Assanadiyah, FECC UIN Raden Fattah Palembang, Sahabat Juang Indonesia hingga Sriwijaya Insan Cendikia,

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan Aksi Bersih Sungai Musi diharapkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan dan kebanggaan Kota Palembang.