Gandustv.com, MUSI RAWAS – Demi menjaga peningkatan dan kenaikan maupun kelangkaan bahan pokok di pasaran,dengan pengendalian Inflasi di Daerah.
Untuk itu Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) mengelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah se Indonesia.
Termasuk Kepala BPS RI, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Menteri Pertanian RI hingga Menteri Perdagangan RI,Gubernur dan Bupati hingga Walikota.
Selain itu juga turut serta mengikuti Bupati Kabupaten Mura Hj Ratna Machmud,Dandim 0406 Lubuklinggau hingga Forkopimda se Kabupaten Mura melalui Video Coference (Vidcon) di
pendopoan Rumah Dinas Bupati Mura, Senin (31/10).
Kemendagri RI Tito Karnavian menerangkan
bawah dilakukan Rakornas bersama seluruh jajaran Kepala Daerah,mulai dari Gubernur hingga Bupati dan Walikota.
” Bertujuan untuk membahas langkah konkret terhadap pengendalian Inflasi di daerah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia,”terang Tito.
Ia juga menjelaskan sesuai hasil Monev Tim Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam upaya yang dilakukan dan dilaporkan pemerintah daerah mengalami peningkatan.
Antara lain, melakukan pemantauan harga dan stok, melaksanakan rapat teknis tim pengendali inflasi daerah, menjaga pasokan bahan pokok.
” Hingga melaksanakan pencanangan gerakan menanam, melaksanakan pasar murah, melaksanakan sidak pasar dan memberikan bantuan transportasi dari APBD,”jelas Tito.
Dia juga menyampaikan bahwa jika melihat dari komoditas dominan yang memberikan andil inflasi seperti bensin, angkutan umum, solar, angkutan antar kota, tarif roda 2 dan roda 4 dapat disimpulkan untuk periode September 2022 terjadi inflasi 1,17 persen sehingga secara tahun ke tahun angka nasional mengalami kenaikan menjadi 5,9 persen.
” Indonesia saat ini masih bisa mempertahankan tingkat inflasi dibawah 6 persen , secara nasional ketersediaan pangan strategis selama Januari-Desember 2022 cukup aman,”jelas Tito.
Lanjut dia lagi salah satu isu strategis dalam menghadapi krisis pangan dunia, yaitu dengan meningkatkan kapasitas produksi pangan untuk komoditas pengendali inflasi serta mengurangi impor, pengembangan pangan subsitusi impor dan peningkatan ekspor.
” Maka dari itu dikesempatan yang baik ini dihimbau kepada seluruh kepala daerah untuk rajin berkolaborasi sebagai langkah pengendalian inflasi di Indonesia,”ucap Tito.(Nain)
Bupati Mura Ikuti Rakornas Krisis Pangan Dunia












