Gandustv.com, PALEMBANG,—Wakil Ketua DPC Partai Hanura sekaligus anggota DPRD Kota Pagaralam, Pandin Pirmansyah mengaku terkejut nama beliau masuk dalam jajaran anggota partai NasDem setempat.
Padahal sepengetahuannya, ia sama sekali tidak pernah memberikan data pribadi maupun identitas diri kepada partai lainmya. Apalagi dirinya saat ini masih menjabat selaku pengurus partai Hanura.
Pandin juga menjelaskan protes yang dia lakukan tidak hanya mendatangi DPD Nasdem kota Pagaralam. Tetapi juga mendatangi DPW Nasdem Provinsi Sumsel.
“Ketika dicek ternyata memang ada nama saya serta istri di dalam database partai Nasdem. Terus terang secara pribadi ini sangat merugikan saya,” ujarnya, Jumat (29/4/2022).
Setelah dicek secara detail ada salah satu nama yang mereverensi data diri serta istrinya. Bahkan, Pandin bersama juga sudah memiliki kartu tanda anggota (KTA) Nasdem.
“Jadi awal mula kita akan layangkan somasi terlebih dahulu kepada pihak yang memberikan reverensi diri saya kepada partai Nasdem. Mengingat memang saya tidak ada niat untuk pindah partai. Bahkan saya ingin membangun dan membesarkan partai Hanura, “ujarnya.
Merasa dirugikan, Pandin bersama pengurus DPD Partai Hanura Sumsel yang dikomandoi ketua DPD Partai Hanura, Ahmad Al Azhar, sekretaris DPD Partai Hanura, Aslam Mahrom, juga memberikan sikap tegas “pembajakan” kader terbaiknya itu oleh partai Nasdem dan pihaknya akan melakukan langkah- langkah hukum melalui Biro hukum partai Hanura Sumsel.
“Dapat kami sampaikan jika yang bersangkutan (Pandin) merupakam Kader terbaik kami selama ini dan sudah 3 periode duduk di DPRD Pagar Alam. Kami juga memastikan keberadan yang bersangkutan selama ini dan setia di Hanura,” tandasnya.
Ditambahkan Al Azhar, dari pengakuan Pandin selama ini ia tidak pernah menyatakan bergabung ke Nasdem atau mendekati hingga ada konfirmasi dari pihak partai Nasdem. Namun tiba- tiba namanya ada.
“Kita sudah melaporkan masalah ini ke DPP, dan secara organisasi partai Hanura akan memberikan perlindungan dan jaminan, jika yang bersangkutan masih kader Hanura,” ucapnya.
Dilanjutkan Al Azhar, pihaknya menyayangkan “pencatutan” kadernya dalam kepengurusan DPD partai Nasdem Pagar Alam itu. Selain akan melakukan somasi sesama partai politik, pihaknya menyerahkan upaya hukum kepada kadernya untuk menempuh itu.
Ia sendiri memastikan DPD hanura tetap akan membackup kadernya dan tetap tidak ada perubahan selama itu tidak benar, dan pihaknya ingin konsentrasi melakukan pembenahan untuk menghadapi pemilu 2024
“Soal nama Pandin masuk ke partai Nasdem, itu hak pribadi yang bersangkutan untuk menempuh jalur hukum dan kami akan melakukan somasi melalui biro hukum kami selaku partai politik sambil menunggu arahan DPP,” tukasnya.
Terpisah petinggi partai Nasdem Sumsel yang merekomendasikan kader Hanura itu masuk ke partai Nasdem. Saat dikonfirmasi belum merespon hingga saat ini.
Kadernya “Dibajak” NasDem, Begini Respon DPD partai Hanura Sumsel












