Gandustv.com, Palembang – Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Sumatera Selatan kembali membongkar dugaan proyek bermasalah yang berpotensi merugikan keuangan negara. Kali ini, proyek pembangunan Asrama Mahasiswa Kabupaten Muara Enim di Yogyakarta menjadi sorotan keras karena diduga sarat praktik korupsi.
Ketua LAKI Sumsel, Jaklien SH, MH, secara tegas menyatakan bahwa proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025 dengan nilai lebih kurang Rp4 miliar hingga saat ini belum juga dapat ditempati mahasiswa.
Fakta di lapangan menunjukkan kondisi bangunan memprihatinkan. Atap asrama dilaporkan bocor di berbagai titik, kualitas pekerjaan diduga asal jadi, serta bangunan belum memenuhi standar kelayakan huni meskipun anggaran telah digelontorkan miliaran rupiah.
“Ini bukan proyek kecil. Ini anggaran rakyat Muara Enim. Uang Rp4 miliar sudah keluar, tapi asrama belum bisa dihuni. Pertanyaannya jelas: uang rakyat itu lari ke mana?” Tegas Jaklien SH, MH dengan nada keras.
LAKI menilai proyek tersebut kuat diduga bermasalah sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Tidak menutup kemungkinan terjadi mark-up anggaran, pengurangan spesifikasi pekerjaan, hingga dugaan praktik pembiaran oleh pihak-pihak yang seharusnya melakukan pengawasan.
“Kami mencium adanya dugaan permainan dalam proyek ini. Jangan sampai fasilitas mahasiswa dijadikan proyek bancakan oknum tertentu. Jika benar terjadi penyimpangan, ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap dunia pendidikan dan masyarakat Muara Enim.” Lanjutnya.
LAKI SumSel menyatakan akan segera melaporkan dugaan tersebut kepada aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk dilakukan audit investigatif dan penyelidikan menyeluruh.
LAKI juga mendesak Bupati Muara Enim segera mengambil langkah tegas, melakukan evaluasi total terhadap OPD terkait, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta seluruh pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
“Kami ingatkan, jangan ada yang bermain-main dengan uang rakyat. Jika aparat penegak hukum lambat bergerak, LAKI siap melakukan aksi terbuka dan membawa persoalan ini ke tingkat nasional.” Tegas Jaklien SH, MH.
LAKI SumSel memastikan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan meminta aparat hukum segera turun ke lokasi proyek untuk melakukan pemeriksaan fisik bangunan.
LAKI SumSel Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Asrama Mahasiswa Muara Enim Di Yogyakarta Anggaran 4 Miliar Dipertanyakan












