Gandustv.com, Palembang – Mgs.H. Syaiful Padli, ST.MM Anggota DPRD Sumsel Dapil I Reses Tahap 1 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kecamatan Ilir Barat I, Ilir Barat II, Bukit Kecil, Gandus, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Kertapati, Plaju, Jakabaring, melakukan reses tahap I Perorangan di posyandu Sakura Kel. 5 ulu kecamatan Seberang Ulu 1,Sabtu (11/3/2023).
Mgs. H. Syaiful Padli, ST, MM, mengatakan dalam reses tahap I, kemarin sudah mengunjungi Posyandu Beringin.
“Hari ini (red) dalam reses nya, berkunjung di Posyandu Sakura, untuk bertatap muka langsung dengan Kader Posyandu dan masyarakat di Seberang Ulu, ” ucapnya.
Menanggapi Permasalahan, Kartu Indonesia Pintar (KIP), bagi masyarakat kurang mampu, ini merupakan Program Pemerintah Pusat.
“Akan tetapi ada beberapa permasalahan yang harus kita sikapi bersama, terutama Peserta Didik yang tidak mendapatkan KIP, disebabkan permasalahan terutama di administrasi, ” ujarnya.
Peserta didik di karenakan tidak terdaftar di dapodik, sehingga bantuannya tidak teralisasikan dan tidak didapatkan.
Ia pun meminta kepada Pemerintah Provinsi Sumsel, untuk menambah Kouta Penerima KIP, dikarenakan khususnya di Sumsel masih kekurangan.
Lanjutnya, KIP bukan hanya di jalur dinas pendidikan, akan tetapi bisa usulkan di jalur Kementrian yakni melalui anggota DPR RI, hari ini usulan tentang KIP akan disampaikan, melalui Komisi 10 DPR RI dari Fraksi PKS.
Untuk diketahui bahwa di Seberang Ulu termasuk angka Stunting yang tertinggi kedua di Provinsi Sumsel. Oleh karena itu perlu turun langsung, untuk menyerap aspirasinya.
“Dalam membantu pemerintah menurunkan angka Stunting, perlu didengar aspirasi dari Kader Posyandu, apa yang di butuhkan, dan apa mereka inginkan, ” tukasnya.
Ia menuturkan angka kemiskinan di tahun 2022 meningkat, dan di tahun 2023 menurun di angka 0,1 persen.
Akibat dari meningkat angka kemiskinan, disebabkan oleh gizi buruk dan stunting, dalam menurunkan angka kemiskinan Pemprov Sumsel, perlu bantuan melalui APBD, untuk kader posyandu.
Pemerintah bukan hanya bantuan makanan tambahan saja, akan tetapi perlengkapan kesehatan, seperti starkit atau alat timbangan standar harus ada, melihat ada beberapa posyandu masih menggunakan alat timbangan tidak standar.(RS)
Mgs.H.Syaiful Padli , ST,MM Gelar Reses Tahap Satu Di Posyandu Sakura Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu Guna Atasi Stunting












