Gandustv.com Pangkalpinang – Sebuah proyek pembangunan siring talut di kawasan Kolong Akit, Jalan Mustika, Semabung Lama, Kota Pangkalpinang, menuai sorotan tajam dari masyarakat, Sabtu (02/05/2026).
Pasalnya, proyek tersebut diduga berjalan tanpa adanya papan informasi proyek yang biasanya memuat sumber anggaran, nilai kontrak, serta pelaksana kegiatan.
Pantauan di lapangan, aktivitas pembangunan tampak berlangsung seperti biasa.
Namun, tidak terlihat adanya papan proyek yang menjadi kewajiban dalam setiap pekerjaan konstruksi pemerintah.
Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek tersebut tidak transparan, bahkan disebut-sebut sebagai “proyek siluman”.
Sejumlah warga sekitar mengaku heran dengan keberadaan proyek tersebut.
Mereka mempertanyakan dari mana asal dana yang digunakan, serta siapa pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pembangunan itu.
“Biasanya ada papan proyek, ini tidak ada sama sekali. Kami jadi bingung, ini proyek resmi atau bukan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Minimnya informasi yang tersedia dinilai melanggar prinsip keterbukaan publik sebagaimana diatur dalam regulasi pemerintah.
Papan proyek sendiri berfungsi sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, sekaligus pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara.
Jika benar proyek ini menggunakan dana pemerintah, maka ketiadaan papan informasi dapat menjadi indikasi pelanggaran administrasi.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Masyarakat berharap pihak terkait, baik dari Pemerintah Kota Pangkalpinang maupun instansi teknis, segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan memberikan klarifikasi.
Selain itu, aparat penegak hukum juga diminta untuk mengusut dugaan kejanggalan ini agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai status dan legalitas pembangunan siring talut di lokasi tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dalam setiap proyek pembangunan, agar tidak menimbulkan kecurigaan publik serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Proyek Siring Talut Diduga “Siluman” di Kolong Akit, Warga Pertanyakan Transparansi












