Gandustv.com, Palembang – Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn menjadi narasumber dalam Webinar Series On Indonesian Digitised Manuscripts dengan tema Kahazanah manuskrip Digital , Koleksi Kesultanan Nusantara yang diselenggakan oleh DREAMSEA (Digital Repository on Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia) , Rabu (22/12).
Selain itu juga tampil pembicara lainnya seperti Dr Suryadi dari Universitas Leiden , Belanda, Dr Sri Ratna Saktimulya dari Prodi Sastra Jawa, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta dan Dr Sudibyo, dari Manassa Yogyakarta.
Menurut SMB IV menjelaskan bagaimana naskah-naskah Palembang masih disimpan oleh Kesultanan Palembang Darussalam dan juga disimpan oleh masyarakat kota Palembang.
“ Dahulu Kesultanan Palembang Darussalam banyak sekali mencatatkan naskah-naskah, menuliskan ulang naskah dari naskah-naskah lama, jadi dulu belum ada percetakan dan yang ada ditulis ulang , sehingga Palembang di kenal dengan naskah yang banyak dan Sultan juga memiliki perpustakaan sendiri,”katanya.
Menurutnya ini membuktikan Palembang sejak dulu sudah memiliki naskah-naskah.
“ Peran kita sebagai Kesultanan Palembang Darussalam saat ini pelestari adat dan kebetulan dikita banyak menyimpan naskah-naskah,,” katanya.
Selain itu menurut SMB IV , pihaknya siap bersinergi dengan pihak manapun yang ingin meneliti tentang naskah Palembang.
“ Kita mengapresiasi webinar tadi dimana DREAMSEA sebagai penyelenggaranya tadi juga ikut dari Manassa selama ini joint dengan kita bersama-sama untuk menghidupkan naskah-naskah kuno,” katanya.
Selain Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam sendiri menurutnya siap menjadi tempat kajian dan penelitian naskah-naskah Palembang yang jumlahnya sangat banyak.
“ Kita siap untuk menjadi tempat kajian dan penelitian naskah-naskah Palembang tersebut, kita siap,” katanya.













