BERITA  

Wisuda ke-185 Unsri Pecahkan Rekor, 3.093 Alumni Dikukuhkan

Gandustv.com, Ogan Ilir, – Momen bersejarah tercipta di Universitas Sriwijaya (Unsri). Sebanyak 3.093 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai alumni dalam Wisuda ke-185 Unsri yang digelar selama dua hari, 19–20 Agustus 2026.

Prosesi wisuda hari pertama berlangsung khidmat di Gedung Auditorium Unsri, Indralaya, Rabu (19/8/2026). Jumlah lulusan yang mencapai 3.093 orang disebut menjadi yang terbanyak dalam satu pelaksanaan wisuda sepanjang sejarah Unsri.

Rektor Unsri Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Dari total 3.093 wisudawan, sebanyak 1.491 orang mengikuti wisuda pada hari pertama, sementara 1.602 orang akan mengikuti prosesi pada hari kedua.

“Alhamdulillah kita mempunyai alumni yang diwisuda kali ini totalnya 3.093 orang. Jadi dibagi, untuk hari pertama ada 1.491 orang dan hari kedua 1.602 orang. Sepanjang Unsri berdiri, 3.093 ini jumlah yang terbanyak,” ujar Prof. Taufiq Marwa.

1.491 Lulusan Ikuti Wisuda Hari Pertama

Pada pelaksanaan hari pertama, terdapat enam fakultas yang mengikuti prosesi wisuda. Fakultas Ekonomi menjadi fakultas dengan jumlah lulusan terbanyak, yakni 462 orang, disusul Fakultas Teknik 410 orang.

Kemudian Fakultas Hukum 231 orang, Fakultas Kedokteran 230 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 152 orang, serta Pascasarjana sebanyak 6 orang.

Sementara pada hari kedua, sebanyak 1.602 lulusan berasal dari lima fakultas, yakni Fakultas Pertanian 407 orang, FKIP 427 orang, FISIP 257 orang, MIPA 233 orang, dan Fasilkom 278 orang.

Besarnya jumlah lulusan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Unsri. Terlebih, sebagian besar mahasiswa mampu menyelesaikan pendidikan sesuai waktu yang ditargetkan dengan capaian akademik yang baik.

Prof. Taufiq mengatakan, lebih dari 60 persen wisudawan mampu lulus tepat waktu dengan nilai yang baik.

“Artinya menunjukkan proses pendidikan kita sudah di jalur yang benar. Mudah-mudahan selesai tepat waktu dan kualitasnya pun kita terus jaga agar semakin meningkat,” jelasnya.

Lulusan Harus Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja
Meski mencatat prestasi membanggakan, Unsri tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut. Perguruan tinggi harus terus beradaptasi agar kompetensi lulusan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan pasar kerja.

Rektor berharap kualitas lulusan Unsri ke depan semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Itu yang kita coba dorong. Mudah-mudahan Unsri bisa memberikan dampak bagi bangsa dan negara. Khususnya alumni kita bisa memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ungkap Prof. Taufiq.

Wisuda Bukan Akhir Perjalanan
Di hadapan para wisudawan, Rektor Unsri juga memberikan pesan agar momentum wisuda tidak dimaknai sekadar sebagai seremoni untuk menerima gelar akademik.

Menurutnya, setelah meninggalkan kampus, para alumni justru akan memasuki tahapan kehidupan yang lebih luas. Karena itu, nama baik almamater harus tetap dijaga.

Prof. Taufiq juga mengingatkan para alumni untuk tidak berhenti belajar setelah mendapatkan gelar sarjana maupun pendidikan lainnya.

“Saya minta mereka selalu belajar sepanjang hayat. Jadi tidak puas dengan ilmu yang diterima sampai saat ini, tapi juga terus mengembangkan diri sehingga bisa lebih bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya.
Wisuda ke-185 Unsri akhirnya bukan sekadar catatan tentang 3.093 lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi awal perjalanan ribuan insan terdidik untuk membawa nama baik almamater dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(*)