Gandustv.com, LUBUKLINGGAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel),bersama Corporate Social Responsibility (CSR) mengadakan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program 3 Juta Rumah ditahun 2025.
Prosesi kegiatan dihadiri Walikota Lubuklinggau H Rahmat Hidayat,yang berlangsung di RT 01 Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau,(19/9).
Walikota Lubuklinggau H Rahmat Hidayat menyampaikan sebenarnya Pemkot Lubuklinggau sangat memiliki keinginan yang kuat,untuk membantu lebih banyak lagi terhadap warga Kota Lubuklinggau.
” Akan tetapi Pemkot Lubuklinggau masih terkendala regulasi terkait Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),maka dari itu di tahun 2025 ini ada sebanyak 75 unit rumah warga yang masuk katagori RTLH akan dilakukan program bedah rumah,”kata Wako.
H Rachmat Hidayat menjelaskan melalui program CSR inilah peluang untuk merealisasikan bantuan tersebut menjadi lebih terbuka,Alhamdulillah hari ini dari asosiasi Real Estate Indonesia
(REI) sudah mulai berjalan dengan terealisasinya satu unit bedah rumah.
Selain itu DTSEN merupakan basis data tunggal yang berisi informasi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia,yang digunakan pemerintah pusat dan daerah sebagai acuan penyaluran berbagai program bantuan sosial.
” Data ini ditetapkan melalui regulasi nasional sehingga setiap bantuan, termasuk bedah rumah, harus mengacu pada penerima yang sudah terdaftar dalam DTSEN agar lebih tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,”jelas Wako.
Dengan demikian Ia berharap ke depan jumlah unit bedah rumah dapat terus bertambah melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak dengan program sinergisitas CSR.
“Target kita di tahun 2030 nanti tidak ada lagi warga Lubuklinggau yang menghuni rumah tidak layak huni,”harap Wako.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kadisperkim) Kota Lubuklinggau Febrian Fadilah menjelaskan, dilakukan bedah rumah warga Kota Lubuklinggau yang masuk katagori RTLH ini.
Merupakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),Pemkot Lubuklinggau bekerja CSR dari asosiasi Real Estate Indonesia (REI).
” Untuk melakukan kolaborasi bedah rumah untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),atas nama Bapak Rupi di RT 01 Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau,”jelas Febrian Fadilah.
Febrian Fadilah menerangkan melalui program ini,rumah yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keamanan diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya sehingga memberikan hunian yang lebih layak.
” Serta kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah Kota Lubuk Linggau dan sektor swasta yang ada di Kota Lubuk Linggau dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”terang Febrian Fadilah.
2025 Pemkot Lubuklinggau Targetkan 75 Unit Bedah Rumah Warga












