Gandustv.com, , Ambon – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon menyebutkan kecil kemungkinan hilal dapat terlihat pada 1 April 2022.
Kemungkinan awal puasa atau 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada Sabtu, 2 April.
“Potensi untuk termati atau terlihat hilalnya bisa dikatakan sangat kecil (1 April),” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Ambon, Lutfi, Selasa (29/3/2022).
Lutfi menjelaskan berdasarkan perhitungan ketinggian bulan atau ketinggian hilal saat matahari terbenam yaitu pada 1 April 2022. Tepatnya pengamatan di Tanjung Nusaniwe tinggi hillalnya 1 ° 28 menit.
“Kalau kita lihat dari tinggi hilal tersebut memang tidak berpotensi untuk teramati. Jadi memang kemungkinan hilal tidak berpotensi untuk teramati,” terangnya.
Menurut Lutfi, karena tanggal 1 April tinggi hilalnya 1° biasanya kalau sudah lewat 24 jam ketinggian hilalnya pada saat matahari terbenam di hari berikutnya kurang lebih naik 4 derajat.
“Seperti nanti di tanggal 2 April nanti sudah sekitaran 5 atau 6 ° hilalnya dan kemungkinan hilal sudah teramati untuk masuk 1 Ramadhan 1443 H,” jelasnya.
Lanjutnya, itu lihat dari Tanjung Nusaniwe Ambon. Tapi untuk BMKG ada kurang lebih 20 lokasi di seluruh Indonesia.
“Dari 20 lokasi tetap kita membutuhkan informasi dari tiap-tiap pengamatan pada sidang isbat pada 1 April ini,” ungkap Lutfi.
BMKG: Kecil Kemungkinan Hilal Terlihat 1 April












