Gandustv.com,Bursel – Sekolah Dasar (SD) Negeri Sekat Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Provinsi Maluku bagaikan gedung tua yang tidak layak di tempati oleh pemiliknya.
Abdul Hamid Masuku (AM) selama menjabat sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri Desa Sekat tidak pernah hadir selama berapa tahun terakhir dan para guru pun tidak mengetahui kemana atasan mereka berada.
Selama melakukan proses pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos), sekolah yang pantas untuk melakukan renovasi kini bagaikan gedung tua malah di biarkan terbengkalai dan seolah-olah tidak perduli dengan masa depan anak-anak.
Kepala Sekolah (KEPSEK) Sekolah Dasar (SD) Negeri Desa Sekat, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Abdul Hamit Masuku menjabat kepala selama beberapa tahun terakhir sama sekali tidak terlihat dalam proses belajar mengajar berlangsung.
Selang beberapa waktu saat pihak media memasang sebuah status di Facebook (FB) Kepala Sekolah menelpon lewat thelpon selulernya, mengatakan bahwa akan segera melakukan jalan damai, akan tetapi Kepsek tersebut meminta agar berita yang sudah terlanjur di publikasikan agar segera dihapuskan,Rabu, (23/02/2022).
Dikesempatan yang sama Koordinator Kecamatan Kepala Madan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Arjan Matdoan, dalam pesan whatshap mengatakan bahwa, meminta agar berita tersebut segera dihapuskan karena bisa merusak nama dan reputasinya.
“Kalau bisa berita itu segera dihapuskan, Karena bisa mempengaruhi reputasi dan nama baik saya,”Tandas matdoan.
Pihak media menanyakan perihal Dana Bos, Kepsek mengalihkan pembicaraan dan mengatakan bahwa, dia sudah berusaha mengatakan kepada konsultan agar sekolah tersebut bisa direnovasi namun sekuat apapun dan berusaha sekuat tenaga namun alhasil satu (1) paket MCK yang berhasil dikerjakan.
Masyarakat Desa Sekat sangat berharap proses belajar mengajar bisa berjalan sebagai mestinya, mereka juga sangat berharap kepsek tersebut dapat digantikan agar proses belajar mengajar lebih baik dan butuh beberapa guru tambahan.
Dalam pantauan media ini, guru SD Negeri desa sekat hanya Dua (2) guru Bantu, Masnia Limau, S. Pd dan Wa Ema, satu (PNS) Jakaria Matdoan.
Kepsek menambahkan untuk Gaji Tahap satu (I) 2021 sudah diberikan, hanya Gaji untuk 2022 saja yang belum, karena kami belum melakukan pencairan Dana Bos.
Gedung Sekolah Bagaikan Gedung Tua












