BERITA  

Masyarakat dan Media Harus ikut Dukung Viralkan Tanjung Carat

Gandustv.com, Palembang – Pelabuhan Tanjung Carat adalah mimpi masyarakat Sumsel yang sudah
diperjuangkan untuk dibangun puluhan tahun yang lalu. Bahkan beberapa gubernur yang pernah memimpin Sumsel berupaya agar terealisasi, termasuk Gubernur Sumsel Herman Deru yang sangat konsen dengan pembangunan pelabuhan samudera ini.

Namun disayangkan gaung pembangunan proyek prestisius dan bisa membuat Sumsel Quantum Leap atau mengalami lompatan jauh ke depan dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, selama ini hanya ramai jadi pembicaraan di pemerintahan namun
kurang gaungnya di masyarakat, media dan kalangan akademisi.

“Bagus jika masyarakat juga media meramaikan rencana pembangunan pelabuhan Tanjung Carat ini. “Coba disimak di internet (maksudnya via googling) dan lainnya yang membahas
Tanjung Carat hanya pemerintah, pusat maupun daerah. Belum ada dari masyarakat maupun inisiatif dari media massa itu sendiri,” kata Asisten 1 bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Pemprov Sumsel Apriyadi, pekan lalu.

Hal itu dikemukakan saat menerima Ketua Bakti Persada Masyarakat Sumatera Selatan (BPMSS) Hadi Prayogo, bendahara BPMSS Tri Yulia Vera yang didampingi salah satu anggota TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan) Kemas Khoirul
Mukhlis. Kehadiran mereka menemui Apriyadi adalah untuk melaporkan niat BPMSS menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait pembangunan pelabuhan Tanjung Carat.

Sebelum bertemu Apriyadi, pengurus teras BPMSS yang memiliki keistimewaan anggota Dewan Pakar nya terdiri dari profesor, doktor dan magister dari berbagai disiplin ilmu, menemui Tim Percepatan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat.

Apriyadi menyambut baik karena FGD tersebut adalah bentuk apresiasi dan perhatian masyarakat untuk mempercepat pembangunan samudera yang terletak di Kabupaten
Banyuasin tersebut. “Iya coba kalau dilihat belum ada yang viral untuk Tanjung Carat ini.

Padahal proyek ini adalah mimpi kita bersama baik pemerintah maupun masyarakat. Media pun seharusnya juga membuat tema-tema Tanjung Carat ini,” katanya kepada Hadi Prayogo yang juga dikenal sebagai wartawan senior, mantan Direktur Sriwijaya Post (grup Tribun Network), juga sempat memimpin Tribun Sumsel, Tribun Lampung dan Tribun Batam.Sekarang bergabung di Detiksumsel.com.

Hadi Prayogo pun berjanji akan ikut mengkampanyekan Tanjung Carat ini diawali dengan menawarkan penyelenggaraan FGD dengan tema Harmonisasi Peraturan Daerah (Perda) Pemprov Sumsel, Pemkab Banyuasin dan Pemkot Palembang dalam Mendukung Pembangunan dan Optimalisasi Pelabuhan Tanjung Carat.

“FGD ini rencananya selain melibatkan narasumber dari pemerintah, juga akademisi, tokoh masyarakat dan anggota dewan pakar BPMSS,” jelasnya. Mengapa dipilih harmonisasi di tiga pemerintah daerah tersebut, karena ketiga sangat terkait dengan proyek pelabuhan Tanjung Carat sehingga perda
di tiga daerah tersebut harus harmonis dan tidak tumpeng tindih apalagi berlawanan,” katanya.

Seperti diberitakan Gubernur Herman Deru memastikan realisasi pembangunan
Pelabuhan Tanjung Carat. Proyek strategis nasional (PSN) tersebut akan memasuki tahap ground breaking pada awal 2026. Menurutnya, Pelabuhan Tanjung Carat merupakan salah satu proyek infrastruktur penting yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel,khususnya di sektor logistik, perdagangan, dan industri.

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sudah menjadi prioritas. Kita pastikan groundbreaking akan dilakukan pada awal 2026. Saat ini berbagai persiapan terus dimatangkan.

Dia menjelaskan, keberadaan Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin nantinya akan menjadi pelabuhan samudera yang mampu melayani kapal-kapal besar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan distribusi barang melalui pelabuhan di provinsi lain dan menekan biaya logistik.

“Kita siapkan dulu pelabuhannya untuk bisa mengakomodir pengembangan KEK diwilayah Tanjung Carat,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sumsel, lanjut Deru, terus berkoordinasi dengan kementerian terkait, investor, serta pihak-pihak pendukung lainnya agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan aturan yang berlaku.