BERITA  

Pelatihan peningkatan kapasitas pemerintahaan Desa Sekat

GANDUSTV.COM, MALUKU – Badan Perencanaan Masyarakat Desa (BPMD) kabupaten Buru Selatan (Bursel) melakukan pelatihan peningkatan Desa yang di hadiri oleh Kabid BPMD Kifli Longa, dan Kepala sesi pemerintahan desa dan bina otonomi desa dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten buru selatan (Bursel) Hayum Mamulati, SH.

Dan dalam pelatihan tersebut tidak dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) M. Husen Limau. Kades beralasan tidak enak badan, ini bisah dinilai bahwa kades tidak komitmen dalam melaksanakan tugas sebagai kepala.

Karena alasan kades sekat, bukan baru kali ini saja kades beralasan demikan, bahkan sudah berulang kali selama masa kepepimpinannya, jumat, (25/03/2022).

Yang hadir dalam pelatihan peningkatan kapasitas Desa Sekat tahun anggaran 2021, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kamal Upara, Halik Buton (Sekretaris Desa), Hasanudin Wance (Bendahara).

Sebelum rapat pelatihan peningkatan Kapasitas Desa di mulai, sempat menunggu peserta rapat yang belum hadir untuk mengikuti pelatihan yang akan diselenggarakan oleh BPMD Bursel.

Kaur Pembangunan Hamadi Upara, sempat marah karena para anggota Bpd tidak hadir di di lokasi kegiatan, padahal sudah beberapa kali melakukan panggilan oleh hansip namun tidak kunjung hadir dalam ruangan rapat yang sudah ditetapkan.

“Anggota Bpd dan staf desa tidak bisah menghargai tamu, dan ini perlu di evaluasi oleh ketua Bpd dan kades agar kedepan tidak terjadi hal seperti ini,”tandas Upara.

Dalam pantauan media ini, staf dan anggota Bpd tidak mematuhi perintah dan aturan yang sudah ditetapkan.

Dalam kesempatan yang sama ketua BPD Kamal Upara mengatakan bahwa, Staf desa tidak bisa mengatur BPD serta anggotan