Gandustv.com, Jakarta.- Musyawarah Nasional (Munas) Pokdarkamtibmas Bhayangkara pada Rabu 17 November 2021 di Falatehan Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan lalu memutuskan H Agenanda Djatmika, SE, MBA terpilih sebagai Ketua Umum periode 2021–2026.

Usai terpilih, dilakukan pengukuhan pengurus nasional Pokdarkamtibmas Bhayangkara sekaligus Rakernas 1 yang dibuka oleh Kepala Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemeliharaan Keamanan (Kakorbinmas Baharkam) Polri, Irjen Pol Suwondo Nainggolan di Hotel Ambhara Jakarta Selatan, pada Jumat (28/1/2022). Sedangkan Rakernas 1 digelar selama dua hari yakni 28-29 Januari 2022.
Hadir dalam acara yang dirangkaikan juga dengan kegiatan pengukuhan pengurus daerah (Pengda) Pokdarkamtibmas secara simbolis sekaligus sebagai peserta Rakernas 1 pengda Sumatera Selatan MR. Soki SH, MH sebagai ketua, Idasril Firdaus Tanjung, SE, MM sekretaris dan Adam Munandar, SE, M.Si bendahara serta para pengda Pokdarkamtibmas Bhayangkara se-Indonesia dan undangan lainnya.
Kepala Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemeliharaan Keamanan (Kakorbinmas Baharkam) Polri, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, menegaskan, semangat pembentukan Pokdar Kamtibmas ditujukan agar masyarakat berperan serta menjaga kamtibmas bersama-sama dengan Polri.
Guna mendukung kelancaran kegiatan organisasi itu, Suwondo menegaskan bahwa Polri akan membuat sistem berbasis digital agar anggotanya bisa mendapatkan informasi kamtibmas.
Melalui aplikasi itu, nantinya, masyarakat punya sumber menyatakan berita itu hoaks atau tidak. Setiap anggota pokdarkamtibmas pun bisa memberikan informasi tentang kamtibmas di wilayahnya.
“Tujuannya apa, kami dengan artificial inteligent di sistem tersebut bisa memberikan rekomendasi kepada polri, baik tingkat mabes maupun polda, sebagai informasi awal sehingga langkah prediktif atau lebih prediktif sesuai program kapolri presisi,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Umum Pokdarkamtibmas Bhayangkara Nasional, Agenanda Djatmika menambahkan, tujuan dibentuk Pokdarkamtibmas Nasional untuk membantu Polri. Pengurus Pokdar Nasional harus dapat memiliki hubungan emosional agar kerja membaik kedepan di subsektor, kelurahan masing-masing.
Pokdarkamtibmas didirikan sesuai Perkap Kapolri Nomor 831 Tahun 2005, sudah hampir 20 tahun berjalan. Tapi parsial di seluruh daerah sudah ada. Instruksi Kapolri untuk membentuk struktur organisasi di tingkat daerah. “Alhamdulillah sudah terbentuk 29 Pokdarkamtibmas Provinsi atau Pengda,” ujarnya.
Menurutnya, Pokdarkamtibmas sifatnya Bottom-up. Saat itu, ada perintah-perintah lisan tertulis dan tidak tertulis, dalam rakernas pertama nantinya akan disusun program 100 hari, program jangka panjang, dan menengah.
Untuk di sektor-sektor, subsektor, mereka sudah tidak diberikan tupoksi. Karena sudah melakukannya setiap hari. Contohnya di Kebayoran Lama itu ada 6 sektor, 1 sub sektornya terdiri dari 100 orang.
“Di Jakarta sendiri ada 28.000 anggota. Hanya kita pengurus Nasional memiliki kebijaksanaan baru khususnya nanti dalam mensosialisasikan aplikasi Bhinmas Online System (BOS) versi 2. Aplikasi yang dibuat Polri,” tuturnya.
Di aplikasi tersebut, seluruh anggota Pokdarkamtibmas dapat melaporkan semua kegiatan yang sifatnya Pidana. Nanti dimasukkan informasi yang sifatnya gangguan keamanan masyarakat itu.
“Kita memiliki latar belakang yang berbeda-beda, multi agama, etnis, baik kampus, akademisi yang berbeda-beda, nah kita satukan persepsi untuk kamtibmas dan gangguan kamtibmas di daerahnya masing-masing dapat diinformasikan,” tukasnya.
Sementara, Ketua Pengda Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumatera Selatan, MR. Soki, SH, MH didampingi sekretaris dan bendahara disela acara mengatakan bahwa tugas utama Pengda Sumsel mengemban tugas sebagai kemitraan Polri. Dan juga memberikan kesadaran kepada kelompok masyarakat baik itu dari tingkat RT, kelurahan, kecamatan, bahkan provinsi.
“Jadi programnya kita akan melantik seluruh tingkat resource, di kabupaten/kota yang berbasis Polres, Polsek, dan Bhabinkamtibmas,” ucapnya disela acara pengukuhan pengurus nasional Pokdar Kamtibmas Bhayangkara, Jumat (28/1/2022).
Soki berharap dengan kehadiran Pokdarkamtibmas Sumatera Selatan, di Sumsel menjadi daerah aman, damai terhindar dari keresahan di masyarakat. “Itu harapan kita,” tutupnya. (ril)












