Gandustv.com, PRABUMULIH — Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatra Bagian Selatan (PLN UIP Sumbagsel) dalam memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional kembali diwujudkan secara nyata. Berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Prabumulih, PLN resmi menyerahkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “PLN BERSINAR” (Sinergi Pengembangan dan Pengolahan Kulit Nanas Patih Galung) pada Kamis (27/8). Program pendampingan komprehensif dari hulu ke hilir ini dirancang untuk menyulap limbah kulit nanas menjadi komoditas ekonomi bernilai tinggi guna menggerakkan roda perekonomian lokal.
Acara Serah Terima Program PLN BERSINAR yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih, H. Arlan, didampingi Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Apriana Arlan, serta Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Sumbagsel, Asa Swarga. Turut hadir memperkuat sinergi lintas sektor yakni Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hj. Rendi Indayani, S.Km., M.Si, perwakilan OPD DPMPTSP, DISPERINDAG, Dinas Koperasi dan UKM, Camat Prabumulih Barat Edi Suanto, S.H., M.Si, Lurah Patih Galung H. Amirul, S.Pd., MM, Ketua PPK Kecamatan, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus RT/RW, serta jajaran Kelompok UMKM dan masyarakat Kelurahan Patih Galung.
Program PLN BERSINAR dirancang secara berkelanjutan guna memastikan UMKM tidak hanya menerima bantuan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas kelembagaan dan daya saing produk. Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi:
1. Pelatihan Inovasi Olahan Pangan: Diversifikasi olahan kulit nanas menjadi produk bernilai jual tinggi seperti sirup, stik, dan kerupuk nanas.
2. Pemasaran & Digitalisasi: Pelatihan strategi pemasaran dan pembuatan akun marketplace untuk memperluas jangkauan pasar digital.
3. Legalisasi & Standardisasi Produk: Pendampingan penerbitan perizinan usaha dan kualitas produk secara lengkap, mencakup NIB, SPPIRT, BPOM, hingga Sertifikasi Halal.
4. Desain Kemasan (Packaging): Pendampingan pengemasan produk agar tampil profesional dan berdaya saing tinggi.
5. Bantuan Sarana Production & Display: Penyerahan peralatan produksi modern serta sarana display penjualan produk.
6. Kemitraan Kelembagaan: Pendampingan koordinasi integrasi produk UMKM ke OPD terkait dan jaringan koperasi setempat.
Dalam sambutannya, Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Sumbagsel, Asa Swarga, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian dan kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat di sekitar kawasan operasional PLN.
“Program PLN BERSINAR merupakan wujud kepedulian dan komitmen nyata PLN UIP Sumbagsel terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar perusahaan. Kami menyadari potensi nanas Prabumulih yang luar biasa, sehingga pendampingan dari hulu ke hilir ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah nyata. Penyerahan hari ini adalah langkah awal bersama untuk mengantarkan UMKM Patih Galung tumbuh mandiri dan sukses ‘Naik Kelas’,” ujar Asa Swarga.
Sementara itu, Walikota Prabumulih, H. Arlan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian PLN UIP Sumbagsel dalam membantu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Patih Galung.
“Atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat Prabumulih, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PLN UIP SBS atas bantuan TJSL yang sangat bermanfaat ini. Kolaborasi yang harmonis seperti inilah yang kita butuhkan. Pemkot Prabumulih mendukung penuh seluruh kegiatan positif PLN yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, dan kami berharap kerja sama yang terjalin erat ini dapat terus berlanjut di masa-masa mendatang,” tegas H. Arlan.
Melalui penyerahan program PLN BERSINAR, PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel kembali mempertegas posisinya tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, namun juga sebagai motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, optimalisasi potensi lokal Patih Galung ini diharapkan menjadi contoh nyata pembangunan ekonomi berbasis komunitas yang inklusif, hijau, dan berkelanjutan di Sumatra Selatan.












